Karangan kehidupan
Mungkin barangkali ada saran untuk saya apa yang bagus di tulis di blog ini?
Sekarang curhat saja dulu,
Dahulu ketika SD saya bercita-cita ingin jadi Astronot, kemudian ketika menginjak SMP saya bercita-cita jadi penulis buku, sampai-sampai nyiptain beberapa cerpen yang isinya malah kalau menurut saya saat ini terlalu akh... sudah lah, dan ketika SMK saya malah berharap menjadi editor film dan yang semisal, namun di usia saya yg sekarang 26 tahun, saya malah bingung dengan apa yang saya inginkan atau saya cita-citakan. Sampai sejenak saya terdiam, ketika anak saya bertanya ummi cita-citanya apa ? Lah saya malah ngelag dan bilang gak tau, karena apapun yang saya cita-citakan dulu hanya sekedar impian yang tak tercapai. Ketika sejenak mengenang masa lalu ada saat-saat saya berfikir dahulu ketika masih di bangku sekolah, saya tidak pernah terlalu begitu memikirkan kehidupan apa yang akan saya jalani. Tapi sekarang rasanya banyak yang perlu saya fikiran dan rencakan.
Ketika usia tidak lagi muda, tenaga sudah tak sekuat usia belasan. Adakalanya rindu dengan masa lalu, ada kalanya takut dengan masa depan, ada kalanya berfikir layaknya air mengalir. Tapi di saat-saat ini membuat saya lebih banyak belajar, ternyata saat ini saya jadi lebih jernih dalam berfikir, tidak asal melangkah, tidak asal membuat keputusan.
Dewasa mungkin kata yang kiranya tepat, menjadi dewasa bukan membahas soal usia, karena dewasanya seseorang bukan diukur dengan usia, melainkan pola fikir. Banyak yang sudah mencapai usia 20-an bahkan 30-an keatas yang notabene usia yang matang, tapi ternyata dalam pola fikirnya masih kekanak-kanakan dalam menyelesaikan sebuah masalah.
Yah... Dewasa, saya berfikir itu benar-benar hal yang patut saya banggakan saat ini, termasuk dengan tidak mengambil job- job dengan asal. Sebagai seorang muslim, tentu ada perkara yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Memilah mana yang baik dan buruk. Mana yang harus dijalani mana yang harus ditinggalkan.
Yang ada di fikiran saya saat ini hanyalah bagaimana saya yang notabene seorang ibu rumah tangga, hanya lulusan SMK bisa mencari pekerjaan yang kiranya sesuai dengan saya yang tidak punya pengalaman bekerja, hanya pengalaman PKL saat sekolah saja yang saya punya, dan pengalaman dalam berorganisasi. Di tengah gempuran harga bahan pangan naik, kerjaan suami yang belum bisa dipastikan pengahasilannya setiap hari, ditambah biaya hidup yang mau tidak mau harus terus berjalan. Apakah pekerjaan yang cocok untuk ibu rumah tangga ini? Jualan online? Ikut affiliate? Rasanya sangat-sangat sulit saya rasa untuk mengikuti perkembangan jaman saat ini, saya bukan orang yang pede dengan kamera, saya bukan orang yang pandai bicara dalam mengambil hati pembeli. Memikirkannya saja sudah bikin ruwet dan pusing.
Komentar
Posting Komentar